Perhiasan permata adalah investasi berharga, baik secara finansial maupun emosional. Namun, seiring berjalannya waktu, permata yang paling cemerlang sekalipun akan kehilangan cahayanya, terutama karena akumulasi minyak alami tubuh, residu lotion, sabun, dan debu. Untuk mempertahankan kecemerlangan optimal dan memastikan permata Anda tetap aman di tempatnya, diperlukan rutinitas Perawatan Perhiasan Permata yang konsisten dan terperinci. Artikel ini menyajikan Tips Merawat Perhiasan yang mendalam, mulai dari kebiasaan harian hingga prosedur pembersihan profesional, yang bertujuan untuk menjaga Kilau Permata Anda seperti baru.
Langkah pertama dalam menjaga Kilau Permata adalah menerapkan pencegahan harian. Aturan praktis yang harus selalu diingat adalah “terakhir dipakai, pertama dilepas.” Ini berarti perhiasan harus dikenakan setelah Anda selesai mengaplikasikan makeup, parfum, atau hair spray, dan harus dilepas sebelum Anda mencuci tangan, mandi, atau berenang. Bahan kimia yang umum ditemukan di rumah, seperti klorin (di kolam renang) dan amonia (dalam pembersih rumah tangga), sangat korosif. Klorin dapat merusak rangka emas dan terutama platinum seiring waktu, sementara minyak dan bahan kimia dapat menempel di bagian bawah permata, menciptakan lapisan buram yang meredupkan Kilau Permata. Memahami sifat permata adalah kunci; berlian (kekerasan 10 Mohs) sangat keras tetapi logam emas yang mengikatnya hanya memiliki kekerasan 2.5 hingga 3 Mohs, membuatnya rentan terhadap goresan atau deformasi.
Untuk pembersihan rutin, Tips Merawat Perhiasan di rumah sangat efektif untuk permata keras seperti berlian, safir, dan rubi. Cukup campurkan air hangat dengan beberapa tetes sabun cuci piring yang lembut (tanpa kandungan deterjen yang keras). Rendam perhiasan selama 20 hingga 40 menit. Setelah perendaman, gunakan sikat gigi lembut (khusus untuk perhiasan) untuk membersihkan bagian belakang batu permata. Minyak tubuh dan kotoran cenderung menumpuk di bagian belakang permata, tepat di bawah cakar (prongs), yang menghalangi cahaya masuk dan keluar. Pembersihan mingguan dengan metode ini dapat mempertahankan kecemerlangan berlian.
Namun, tidak semua permata dapat diperlakukan sama. Perawatan Perhiasan Permata untuk batu yang lebih lunak atau berpori, seperti mutiara, zamrud, opal, dan pirus, memerlukan perhatian ekstra. Mutiara, misalnya, harus dibersihkan hanya dengan kain lembut basah dan tidak boleh direndam, karena dapat merusak lapisan nacre dan benang sutranya. Zamrud, yang seringkali memiliki retakan internal alami (inclusions), biasanya diolah dengan minyak untuk meningkatkan kejernihan; paparan cairan pembersih keras atau panas dapat menghilangkan minyak tersebut dan merusak batu. Untuk permata sensitif seperti ini, salah satu Tips Merawat Perhiasan yang paling penting adalah Pembersihan Ultrasonik harus dihindari sama sekali.
Pembersihan Ultrasonik adalah metode pembersihan mendalam yang menggunakan gelombang frekuensi tinggi (sekitar $20\text{ kHz}$) untuk menciptakan gelembung mikroskopis (cavitation) yang menghilangkan kotoran. Metode ini aman dan sangat efektif untuk permata padat seperti berlian, safir, dan rubi. Namun, Pembersihan Ultrasonik dapat menyebabkan kerusakan parah pada permata yang rapuh, memiliki banyak inclusion (seperti Zamrud atau Tanzanite), atau yang setting-nya longgar, karena getaran dapat memperlebar retakan internal atau bahkan menyebabkan batu terlepas. Pemilik perhiasan harus selalu berkonsultasi dengan ahli gemologi sebelum menggunakan mesin Pembersihan Ultrasonik di rumah.
Terakhir, terlepas dari seberapa rajin Anda melakukan Perawatan Perhiasan Permata di rumah, inspeksi profesional tahunan sangatlah penting. Teknisi ahli di Toko Emas Abadi Raya (TER), Bapak Rahmat, menyarankan bahwa pemeriksaan profesional harus dilakukan setiap 12 bulan sekali. Pemeriksaan ini meliputi pengecekan integritas semua cakar (prongs) dan rangka yang mungkin longgar atau bengkok tanpa disadari, yang merupakan penyebab utama kehilangan batu. Pengecekan ini juga penting untuk menjaga validitas polis asuransi Anda; misalnya, Polis Asuransi Permata Utama (APU) mensyaratkan pemeriksaan cakar wajib setiap 24 bulan. Pemeriksaan terakhir terhadap semua rangka dilaporkan dilakukan pada 15 November 2025. Dengan memadukan pencegahan harian, pembersihan rumah yang tepat, dan inspeksi profesional, Anda memastikan bahwa Kilau Permata berharga Anda tidak pernah pudar.
